BB Bayi Susah Naik


Saya merasa pertumbuhan BB bayi saya susah naik selama beberapa bulan ini. Pasalnya, berat badannya sejak akhir Agustus tercatat 8kilo, itu sebulan sebelum dia MPASI, atau usia 4.5 bulan. Bayangkan betapa nyempluknya anak saya waktu itu, 4.5 bulan dan BB 8 kilo.

Akan tetapi, mulai usia 6 bulan saat dia mulai MPASI, berat badannya malah tidak naik secara signifikan. Bahkan hingga sekarang anak saya berusia 9 bulan, berat badannya naik sedikit-sedikit saja, tapi masih di angka 8 kilo lebih setengah.

Tentu, saya dan suami sebagai orangtua mulai bertanya-tanya, ada apakah gerangan?

Mengapa anak ini tidak bertambah berat badannya seperti waktu-waktu sebelumnya yang sangat pesat. Apakah ia kurang makan? Bisa jadi. Anak saya makannya selang seling, kadang bubur instan seperti Promina, SUN, atau Milna, kadang juga saya buatkan sendiri bubur nasi dan kuah soto, kadang juga beli bubur bayi di penjual-penjual bubur bayi di pinggir jalan, hehe.

Makannya mungkin tidak sesuai anjuran pakar-pakar kesehatan di internet, yang biasanya menganjurkan makan 3 kali sehari ditambah snack 3-4 kali sehari (menyusu dimasukkan ke snack). Seperti yang tertera di artikel parentstory berikut ini.

Usia 6-9 bulan

Frekuensi makan: 2-3 kali makan besar, 1-2 kali makan selingan (snack).

Tekstur MPASI: puree (saring) dan mashed (lumat halus).
Porsi: 3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250 ml.

Usia 9-12 bulan

Frekuensi makan: 3-4 kali makan besar, 1-2 kali makan selingan (snack).
Tekstur MPASI: minced (cincang halus), chopped (cincang kasar), dan finger foods (makanan yang bisa digenggam anak).
Porsi: Setengah mangkuk ukuran 250 ml.

Kalau merujuk jadwal di atas, anak saya termasuk sedikit sekali makannya moms. Tapi ya gimana, itu maunya dia haduh. Anak saya beberapa kali suap mungkin udah ga tertarik lagi, lebih tertarik main-main.

Dibikinkan menu MPASI sendiri ala-ala bintang 5, dianya ga doyan bundaa T.T

Menyusu ASI dia masih excited sih, tapi kalau menyusu secara langsung dia suka berhenti-berhenti untuk main-main. Emaknya jd ga sabaran ahaha. Tapi kalau ASI dikasih melalui botol, lumayan sih bisa banyak. Enaknya lagi, bisa tahu berapa mili yang anak minum hehehe.

Baca juga: Mainan Bayi 3+mo yang Saya Gunakan

Apakah BB Susah Naik karena Bayi Makin Aktif?

Neneknya kadang membesarkan hati saya dengan bilang bahwa mungkin saja BB lambat naik karena bayi makin aktif. Memang, anak saya aktif banget bun hahaha. Anak saya tuh ga bisa diem, geraak terus. Saya seneng sih kalau dia aktif dan gerak terus. Ceriwis juga hehe.

Katanya sih aktivitas merangkak, duduk, dan berdiri memang membutuhkan energi yang besar. Jadi, banyak energi dari asupan makanan yang habis untuk aktivitas dia, dan sedikit yang digunakan untuk tumbuh kembangnya.

BB Susah Naik karena Bayi Tambah Tinggi?

Nah, ada satu lagi yang saya cermati nih bunda-bunda online, yaitu kok kayaknya tinggi badan anak saya naiknya pesat. Ehehe, terakhir ngukur sekitar dua atau tiga bulan lalu pas konsultasi tumbuh kembang anak ke dokter anak. Tinggi badan masih sekitar 62cm waktu itu. Kemarin saya ukur pakai meteran jahit, itu sekitar 71cm. Wah, apakah mungkin dalam waktu yang singkat tambah tingginya bisa begitu signifikan?

Katanya sih bisa jadi begitu. Ada pada satu waktu tertentu dimana pertumbuhan anak lebih dominan ke tinggi badan, ya gak sih bunda? Apa bunda ada yang pernah mengalami hal yang sama?
Kalau menurut bunda, masih adakah penyebab lain kenapa BB bayi susah naik, selain karena diare dan muntah ya bunda.
x